Repository Universitas Pakuan

Detail Karya Ilmiah Dosen

Gde Ngurah Purnama Jaya

Judul : Analisis Kemacetan Dilihat Dari Aspek Tata Ruang dan Teknik Lalu Lintas di Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi
Abstrak :

ABSTRAK

Salah satu sistem jaringan transportasi yang cukup penting di Kabupaten sukabumi adalah Jalan Raya Siliwangi Cicurug, karena fungsinya sebagai jalan arteri primer yang menghubungkan Sukabumi-Bogor.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis permasalahan Jalan Raya Siliwangi Cicurug terkait dengan letak lokasi pasar, kegiatan pasar dan kegiatan sekitar lokasi pasar, mengidentifikasi kondisi prasarana transportasi sekitar pasar dan persimpangan dibandingkan tingkat kegiatan lalu lintas di sekitar Pasar Cicurug, mengidentifikasi tingkat pelayanan jalan berdasarkan kondisi lalu lintas di sekitar Pasar Cicurug, mengidentifikasi  prilaku pejalan kaki yang berjalan dan melintas di badan jalan.

Adanya Pasar Cicurug di salah satu sisi jalan arteri, menyebabkan ketidaksesuaian fungsi jalan utama dengan letak lokasi pasar. Adanya pertokoan, PKL, parkir di badan jalan, pejalan kaki dan efek lainnya, merupakan efek turunan dari adanya Pasar Cicurug. Tingginya kegiatan sasmping yang tidak ditunjang prasarana lalu lintas dan perdagangan yang memadai menyebabkan kemacetan di wilayah studi. Penyebab lain kemacetan di wilayah studi adalah kurangnya manajemen persimpangan s manajemen di persimpangan berdampak pada kondisi lalu lintas di jalan arteri. Pada saat ini persimpangan Bangbayang sering digunakan untuk kegiatan berbelok oleh angkutan umum karena memang pada saat ini belum ada pangkalan angkutan. Padatnya kegiatan perdagangan di lokasi pasar, menyebabkan penyalahgunaan tata guna lahan seperti tata guna lahan lahan yan tidak sesuai dengan rencananya, penggunaan trotoar oleh PKL dan lain sebagainya. Penggunaan trotoar oleh PKL menyebabkan pejalan kaki tumpah ke badan jalan sehingga menimbulkan kemacetan.

Berdasarkan hasil analisa bahwa ada ketidaksesuaian antara lokasi pasar dengan fungsi jalan arteri ditambah dengan tidak terpenuhinya prasrana lalu lintas, prasarana kegiatan perdagangan dan kurangnya manajemen persimpangan di wilayah studi menyebabkan tingkat pelayanan rendah yaitu F dengan kecepatan rata-rata 21 km/jam untuk hari kerja dan 17 km/jam untuk hari libur. Penyebab lain kemacetan di wilayah studi adalah kurangnya kesadaran para pemakai prasarana seperti penggunaan trotoar untuk berjualan, padahal fasilitas pejalan kaki tersebut telah memenuhi kebutuhan tetapi penggunaannya menjadi tidak efektif karena penyalahgunaan fasilitas pejalan kaki tersebut. Sehinnga untuk penyelesaiannya perlu revitalisasi pasar, pengadaan prasarana sesuai kebutuhan dan penertiban bagi kegiatan yang tidak sesuai dengan tempatnya.

 

Tahun : 2012 Media Publikasi : Jurnal Nasional Blm Akreditasi
Kategori : Jurnal No/Vol/Tahun : 21 / 1 / 2012
ISSN/ISBN : ISSN 1411 -5972
PTN/S : Universitas Pakuan Program Studi : PERENCANAAN WILAYAH & KOTA
Bibliography :

DAFTAR PUSTAKA

 

Bappeda Kabupaten Sukabumi,(2005). Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sukabumi Tahun 2005-2015.

                                  .,(2005). Rencana Detail Tata Ruang Wilayah kecamatan Cicurug Tahun 2005.

Bakosurtanal (2007). Peta Kecamatan Cicurug 2005. Bogor

Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, (2005). Laporan Akhir (Final Report) Sistem Informasi Manajemen Studi Pola jaringan Transport Jalan Tahun 2005.

Departemen Pekerjaan Umum, (1997), Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI)

Direktorat Bina Teknik (1995),  Tentang Fasilitas Pejalan Kaki

Direktorat Bina Sistem Lalu Lintas dan Angkutan Kota (1998), Tentang Fasilitas Perparkiran.

I. Merliana, 2006, Identifikasi permasalahan Transportasi di Pusat Kota Pandeglang, Tugas Akhir Fakultas Teknik Planologi Universitas Pakuan Bogor.

Miro, Fidel, (2002). Perencanaan Transportasi. Jakarta : penerbit Erlangga.

Unit Pasar Cicurug, (2005) Rencana Umum Pasar Cicurug 2005. Sukabumi

URL :

 

Document

 
back