Repository Universitas Pakuan

Detail Karya Ilmiah Dosen

Erni Rustiani, Ike Yulia Wiendarlina

Judul :
Abstrak :

RINGKASAN
Penelitian ini dilakukan karena Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi kenaikan jumlah penderita diabetes di Indonesia dari 8,4 juta tahun 2000 menjadi 21,3 juta di tahun 2030. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mengobati diabetes adalah dengan menggali sumber alam nabati yang secara empiris telah banyak dilakukan. Tanaman yang dapat digunakan adalah buah mahkota dewa dan daun salam. Kandungan flavonoid dan saponin dalam kedua tanaman tersebut dapat menginhibisi enzim alfa glukosidase dalam memecah karbohidrat menjadi glukosa. Sehingga absorbsi glukosa berkurang dan menurunkan kadar glukosa dalam darah. Efek jangka pendek adalah menurunkan terjadinya awal hiperglikemia dan menurunkan HbA1C untuk efek jangka panjang.
Penelitian dilakukan dalam waktu satu tahun mulai dari pembuatan simplisia daging buah mahkota dewa dan daun salam, selanjutnya simplisia dikarakterisasi meliputi uji penetapan kadar air dan kadar abu. Simplisia diekstraksi hingga menjadi ekstrak kering dan dilakukan uji kadar air, kadar abu, fitokimia (alkaloid, flavonoid, tanin, saponin) dan kadar flavonoid total. Ekstrak kering diolah menjadi bentuk sediaan granul instan dengan berbagai konsentrasi pengikat PVP 3% (FI), 4% (FII), dan 5% (FIII). Pengujian mutu granul instan meliputi uji organoleptik, kadar air, daya alir granul, uji tinggi endapan, kadar flavonoid dan uji stabilita. Granul instan yang memiliki mutu terbaik dilakukan uji preklinik untuk mengetahui efektifitasnya sebagai antidiabetes pada tikus putih jantan yang diinduksi aloksan. Kelompok perlakuan terdiri atas 4 kelompok yaitu kelompok I kontrol positif diberikan obat antidiabetes metformin, kelompok II diberikan granul instan 1 kali per hari, kelompok III diberikan granul instan 2 kali per hari dan kelompok IV kontrol negatif hanya diberi pakan dan air minum. Seluruh data hasil penelitian diolah menggunakan statistik.
Berdasarkan hasil pengujian mutu granul menunjukkan granul yang dihasilkan berwarna coklat, rasa manis dan aroma khas coklat. Hasil evaluasi granul untuk formula II dan III memenuhi syarat kadar air, aliran granul dan tinggi endapan tetapi dari segi ekonomisnya dipilih formula II sebagai formula terbaik dengan kadar air 1,83%, kadar abu 1,433%, aliran granul bersifat mudah mengalir, dan tinggi endapan 0,3 cm. Hasil pengujian kadar flavonoid total terhadap ekstrak kering daging buah mahkota dewa 6,256 %, ekstrak kering daun salam 2,207 % dan sediaan granul instan 4,798 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian granul instan kelompok III dengan dosis 90mg/200g BB yang diberikan dua kali sehari terjadi penurunan kadar gula darah yang signifikan.
Pengujian stabilitas dilakukan dengan dua suhu yang berbeda yaitu suhu kamar (25-30 0C) dan suhu stabilitas dipercepat (40-45 0C) dengan waktu penyimpanan 3 (tiga) bulan. Selama dilakukan uji stabilitas, parameter yang diamati adalah organoleptik, kadar air, tinggi endapan setiap 2 minggu, dan kadar flavonoid total setiap 4 minggu. Sediaan granul instan stabil disimpan pada suhu (25-30 0C) selama 3 minggu.

Tahun : 2017 Media Publikasi : Buku
Kategori : Makalah/Koran No/Vol/Tahun : 1 / 1 / 2017
ISSN/ISBN : -
PTN/S : Universitas Pakuan Program Studi : FARMASI
Bibliography :

URL :

 

Document

 
back