Repository Universitas Pakuan

Detail Karya Ilmiah Dosen

Fachrurozi Ischak, Ucuk Darusalam, Novi Dian Nathasia

Judul : Perancangan Jaringan Wavelenght Division Multiplexing (WDM) Sebagai Backbone Berkapasitas 80 Gbps Untuk Fiber To The Home (FTTH)
Abstrak :

— Fiber optik telah menjadi solusi atas meningkatnya kebutuhan transfer data dengan kapasitas tinggi. Dengan 4.3 juta pelanggan dan proyeksi pertumbuhan sebesar 18.3% pertahun, sektor fixed broadband telekomunikasi bergantung pada kualitas infrastruktur backbone fiber optik, yang direpresentasikan melalui parameter Optical Signal to Noise Ratio (OSNR) dan Bit Error Rate (BER). Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap parameter OSNR dan BER pada segmen WDM sebagai backbone fiber optik. OSNR merupakan perbandingan logaritmik antara daya sinyal dan noise yang diterima receiver, sedangkan BER adalah ukuran intensitas terjadinya error pembacaan bit data. Analisa SNR dan BER secara keseluruhan dilakukan melalui simulasi software Optisystem 7.0. WDM Backbone 80 Gbps,50-100 km dengan sistem WDM 8 channel ini disimulasikan pada frekuensi 193.1 – 193.8 THz dengan tiap chanel sebesar 10 Gbps.

 

Tahun : 2018 Media Publikasi : prosiding
Kategori : Prosiding No/Vol/Tahun : - / - / 2018
ISSN/ISBN : 2252-701X
PTN/S : Universitas Pakuan Program Studi : TEKNIK ELEKTRO
Bibliography :

  1. Mukherjee B, “WDM Optical Communication Networks: Progress and Challenges”, IEEE Journal on Selected Areas in Communications, VOL. 18, NO. 10,pp 1810-1824, 2000.
  2. Senior J M & Cusworth S D, “Devices for wavelength multiplexing and demultiplexing”, Optoelectronics, IEEE Proceedings, VOL. 136, NO. 3, pp 183- 202, 1989.
  3. S. V. Kartalopoulos, “Per-port Statistical Estimation of Bit Error Rate and Optical Signal to Noise Ratio in DWDM Telecommunications,” Noise Commun. Proc. SPIE, vol. 5473, 2004.
  4. A. M. and A. Kusumawardhani, “Pengukuran Pengaruh Kelengkungan Serat Optik terhadap Rugi Daya Menggunakan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR),” J. POMITS ITS, pp. 1–5, 2009.
  5. X. Y. and Y. Hechao, “The Application of OptiSystem in Optical Fiber Communication Experiments,” in Third International Symposium on Computer Science and Computational Technology, Jiaozuo, 2010.
  6. B. F. D. and X. F. A. A. Khadir, “Achieving Optical Fiber Communication Experiments by OptiSystem,” Int. J. Comput. Sci. Mob. Comput., vol. 3, no. 6, pp. 42–53, 2014.
  7. D. W. and C. X. G. Yan, Z. Ruixia, “Point-to-Point DWDM System Design and Simulation,” in International Symposium on Information Processing, Huangshan, 2009.
  8. D. Prasetya, “Serat Optik,” www.unsuri.ac.id, 2014.
  9. A. H. Wijaya, “Pengertian Kabel Jaringan Fiber Optik Berserta Kelebihan Dan Kekurangannya,” 18 Oktober 2018. [Online]. Available: http://Teknodaily.com.
  10. Parul, “Wavelength Division Multiplexing: An Overview & Recent Developments”, Int. Journal of Engineering Research and Applications, Vol. 4, Issue 5( Version 4), May 2014, pp.114-117.
  11.  
  12. Gilang, Kanal, “Teknologi WDM pada Serat Optik”. Departemen Teknik Elekto Universitas Indonesia, 2006.
  13. G. H. and Z. M. J. Alam, R. Alam, “Improvement of Bit Error Rate in Fiber Optic Communication,” Int. J. Futur. Comput. Communiccation, vol. 4, no. 3, pp. 281–286, 2014.
  14. Rima Fitria Adiati, Apriani Kusumawardhani, dan Heru Setijono, “Analisis Parameter Signal to Noise Ratio dan Bit Error Rate dalam Backbone Komunikasi Fiber Optik  Segmen Lamongan-Kebalen”, JURNAL TEKNIK ITS Vol. 6, No. 2, 2017

URL : -

 

Document

 
back